Hal Inti Jurusan Sistem Informasi
0
![]() |
| Ini image asli mengukirfikir.blogspot.com |
![]() |
| Ini image asli mengukirfikir.blogspot.com |
Sudah sangat terlalu yakin untuk masuk Jurusan Sistem Informas, calon mahasiswa perlu gambaran yang lebih detail tentang perkuliahan yang akan di hadapi.
Kepada siapa saja yang baru lulus SMA/ SMK sederajat, pasti akan merasakan situasi diri yang perlu menentukan arah langkah untuk menghadapi jenjang selanjutnya. Entah kuliah, kerja atau kuliah sambil kerja, bahkan mungkin opsi lainnya.
Direktorat Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) memilki Website yang sangat informatif. Perlu diakui, sebagai lembaga yang dibawahi oleh kementrian Komunikasi dan Informatika, SDPPI mempunyai tugas yang sangat kompleks dan musti memberikan informasi yang terbuka mengenai kelembagaannya sendiri.
Review Catatan Facebook saya.
11 Februari 2011 jam 23:07
Terkesan dengan ucapan Tami M Siti Aisyah istri Pelawak Pepeng yang selama 6 tahun ini tidak berdaya karena penyakitnya, dalam acara Kick Andy di metro Tv Jumat, 11 Februari 2011, mendengar kesantunan bicara dan kesadaran yang penuh dalam tentang rasa sukanya pada Pepeng, mengusik nurani penulis, yaitu tentang rasa suka yang benar-benar suka pada seseorang dan ketertarikan yang sungguh-sungguh tidak dapat hilang. yaitu sebuah kalimat manis dari Tami “ Buat saya dia sangat bertanggungjawab”
Di usia yang relatif muda, hal ini membuat seorang belia seperti penulis takjub. Karena hal ini tidak mudah untuk di bayangkan. Kuatnya dasar rasa ini yang membuat Istri tangguh itu dapat bertahan, Hebat. Mengutip kalimat sebelumnya dari Tami yaitu “ sebelumnya Pepeng itu laki-laki yang tidak ganteng, tapi enggga tahu kenapa selama enam tahun ini ia bertambah ganteng. Mungkin itulah jatuh cinta”. Kurang lebih ia menuturkan seperti itu. Tidak bermodal ganteng, seorang laki-laki tetap dapat bertahan di hati wanitanya, hanya karena ia dapat memberikan dedikasi tertingginya, yaitu, tanggungjawab. Kuatnya dasar rasa ini yang membuat Istri tangguh itu dapat bertahan, Hebat.
Menurut pendapat Ida, Psikolog dalam acara tersebut. Ada sebab seorang laki – laki dapat perlakuan seperti itu dari pasangannya, sekali pun telah tidak berdaya, yaitu perlakuan sebelumnya.” Tidak dapat dijamin seorang laki- laki yang cuek, tidak memperhatikan pasangannya, dapat perlakuan seperti itu.” jelasnya.
Betapa, suatu rasa dapat menghantarkan seseorang pada pengabdian berada dipuncaknya, yaitu ‘ Tidak berfikir untuk meninggalkannya’. Kalimat ini sungguh menakjubkan. Apalagi pada usia belia yang masih mencari-cari pasangan, bahkan di sebagian orang yang masih menimbang- nimbang tentang keseriusan berpasangan, mudah sekali ada rasa untuk meninggalkan atau mencari gara-gara untuk ditinggalkan. Apakah ini karena memang jatuh cinta dalam arti yang sedalam-dalamnya seperti sekilas cerita penakjub hati ini sebenarnya tidak terjadi atau tidak di sadari setiap orang?
Atau tidak semua orang di anugerahi untuk merasakan syukur dan hidmatnya rasa suka? Atau karena banyak orang yang tidak diberi kesempatan untuk meraih hati seseorang yang disukainya?
Ya tuhan, semoga tubuh yang masih belia ini dapat merasakan indahnya rasa suka pada seseorang yang bertanggungjawab terhadap dedikasi rasa pasangannya. Amin. Sehingga seorang laki-laki dapat sangat berarti serta bukan pembawa luka dan gelap gulita dalam hidupnya.
Sumber: http://www.facebook.com/notes.php?id=100000659520664#!/note.php?note_id=189059634450889
@Linna Susanti
Cerita menarik ini berawal dari keinginan Edwin C. Barnes untuk menjadi rekan bisnis Thomas A. Edison yang termshyur. Ceritanya panjang pada buku New Think and Grow Rich hasil terjemahan dari buku Think dan Grow Rich oleh Napoleon Hill yang diliris Napoleon Fuondation tahun 2004, maka saya akan merangkumnya dalam artikel ini.
Salah satu ciri utama keinginan Barnes itu adalah bahwa keinginan itu jelas. Dia ingin bekerja dengan Edison, bukan untuk Edison.Ketika keinginan ini, atau pemikiran ini, pertama kali berkelibat di benaknya, Barnes tidak memiliki posisi untuk melaksanakannya. Ada dua masalah menghadang. Dia tidak kenal Mr. Edison, dan tidak memiliki cukup uang untuk membeli tiket kereta ke West Orange, New Jersey, tempat laboratorium Edison yang terkenal itu berada.
Masalah yang mungkin membuat banyak orang patah semangat dalam mewujudkan keinginan tersebut. Tetapi keinginan Barnes bukan keinginan biasa!
PENEMU DAN GELANDANGAN
Edwin C. Barnes muncul di laboratorium Mr. Edison dan berkata bahwa dia datang untuk berbisnis dengan sang penemu.
Bertahun-tahun kemudian, ketika bercerita tentang pertemuan pertama itu, Mr. Edison berkata tentang Barnes:
" Dia berdiri dihadapan saya, dengan penampilan mirip gelandangan, tetapi ada sesuatu dalam ekspresi wajahnya yang mengesankan bahwa dia bertekad meraih apa pun yang dia cari. Dari pengalaman bertahun-tahun berurusan dengan orang lain, saya belajar bahwa ketika seorang laki-laki benar-benar begitu menginginkan sesuatu sehingga bersedia mempertaruhkan seluruh masa depannya pada satu peristiwa demi meraih keinginan itu, dia pasti akan mendapatkannya. Saya memberinya kesempatan yang dia minta, karena saya melihat dia tak akan mundur sampai dia behasil. Peristiwa-peristiwa sesudah itu membuktikan kebenaran pendapat saya."
Sudah pasti bukan penampilan pemuda itu yang mengawali kiprahnya dikantor Edison. Penampilan Barnes sama sekali tidak menarik. Yang membuatnya diterima adalah pemikirannya. Barnes tidak langsung menjadi partner Edison pada wawancara pertama itu. Yang dia dapatkan adalah peluang untuk bekerja di kantor Edison, dengan upah yang sangat rendah.
Bulan- bulan berlalu, tak ada peristiwa yang bisa mendekatkan Barnes dengan tujuan yang telah dianggapnya sebagai niat utama. Tetapi sesuatu yang penting muncul dalam benak Barnes. Dia tidak pernah berhenti memperkuat keinginannnya untuk menjadi rekan bisnis Edison. Hal ini sesuai dengan yang dikatan para psikolog, ' Ketika seseorang benar-benar siap untuk sesuatu, sesuatu itu akan muncul.' Barnes telah siap menjadi rekan bisnis Edison. Dan dia bertekat untuk tetap siap sampai dia mendapatkan apa yang dia cari.
Dalam hati dia tidak berkata," Ah, sudahlan, apa gunanya? kelihatannya saya harus berubah pikiran dan mencoba bekerja sebagai tenaga penjualan." Tetapi dia berkata," Saya datang kesini untuk berbisnis dengan Edison, dan saya akan mewujudkan tujuan saya sekali pun harus menghabiskan sisa hidup saya." Dia bersungguh-sungguh.
Ketika akhirnya datang, kesempatan itu muncul dalam sebuah bentuk yang berbeda dan dari arah yang berbeda dari yang diharapkan Barnes. Itu adalah salah satu siasat kesempatan. Kesempatan punya sebuah watak licik menyelinap masuk lewat pintu belakang. Dan sering kali kekalahan muncul dalam bentuk kemalangan, atau kekalahan sementara. Barangkali inilah sebabnya mengapa begitu banyak orang gagal mengenali kesrmpatan.
Mr. Edison baru saja menyempurnakan sebuah alat baru, yang sekarang ini dikenal sebagai mesin dikte Edison. Para tenaga penjualnya tidak begitu antusias terhadap mesin itu, mereka yakin mesin itu tak akan laku terjual tanpa upaya yang sangat keras. Barnes melihat kesempatannya. Kesempatan itu muncul diam-diam, tersembunyi dibalik sebuah mesin yang tampak aneh, yang tidak memikat siapa pun kecuali Barnes dan sang penemu.
Barnes tahu dia bisa menjual mesin dikte Edison, dan itulah yang dikatakannya kepada Edison. Edison memutuskan untuk memberinya kesempatan. Dan Barnes memang berhasil menjual mesin itu. Penjualannya bahkan begitu sukses sehingga Edison memberinya sebuah kontrak untuk mendistribusikan dan memasarkan mesin itu keseluruh Amerika. Dari kesepakatan bisnis itu Barnes menjadi kaya raya, namun dia melakukan sesuatu yang jauh lebh besar. Dia membuktikan bahwa anda benar-benar bisa berpikir dan menjadi kaya.
Cerita demi cerita dalam buku New Think and Grow Rich sangat menginspirasi para pembacanya, namun terserah anda terkesan dengan cerita yang mana, mungkin cerita ini atau yang lainnya.
Apakah cerita ini menginspirasi anda?
Semoga saja.
Sumber: Buku The New Think and Grow Rich
@ Linna Susanti
Pembenahan institusi pajak sekarang sedang menjadi sorotan, setelah lama sekali tidak terbongkar dikalangan masyarakat luas. Ditengah gencarnya pemerintah mensosialisasikan pentingnya kepedulian masyarakat tentang pajak Negara dalam berbagai sector yang mengenainya, nstitusi ini justru menbuat ulah pada beberapa kasus yang disebut dengan mafia pajak. Namun demikian, kepedulian kita terhadap pajak memeng masih perlu diperhatikan selain dengan membayar pajak juga mengawasi kebijakan dan pelayanan dilapangan tentang perpajakan. Bagaimana pun Negara ini masih membutuhkan pemasukan dari pajak itu sendiri konsukuensi dari kebijakan dan system yang digunakan saat ini.
Dalam menyikapi berbagai agenada perbincangan tentang pajak, membuat saya bingung.bagaimana tidak segala kebijakan yang mungkin timbul akibat revisi 11 perda, akan menyulitkan beberapa pihak khususnya pengeloa dan konsumen dalam hal ini para pengguna parkir dan hiburan.
Asosiasi pengelola pusat belanja Indonesia (APPBI) keberatan atas rencana kenaikkan beberapa objek pajak, termasuk pajak parkir dan hiburan. Rencana kenaikanr tersebut, dianggap berpotensi mematikan bisnis usaha hiburan dan lainnya.
Kita sangat tidak setuju dengan rencana itu, kalau jadi naik para pengusaha bisa gulung tikar karena daya beli masyarakat jadi turun, ujar Ketua APPBI Stefanus Ridwan. Menurut dia, rencana menaikan tarif pajak saat ini tidaklah tepat, mengingat tarif dasar listrik pun akan naik, sehingga beban para pengusaha menjadi semakin besar dan daya beli masyarakat menjadi turun. Kalau pajak jadi naik, terpaksa harga kita naikan. Kalau seperti itu siapa yang mau beli, keluhnya Stefanus mengatakan, belum pernah diajak dialog dengan bersama Pemprov DK dan DPRD DKI. "Sampai sekarang kita belum pernah diajak bicara, padahal kita salah satu yang akan kena imbasnya," ungkapnya.
Analisa yang mingkin tercipta, jika dilihat keberatan banyak pihak tarif listrik benar – benar naik atau tidak sekali pun maka kemungkinan kenaikan yang akan timbul oleh pengelola hiburan dan parkir akan sangat merugikan konsumen. Di lain pihak jika kenaikan tersebut pada jenis hiburan yang memang sangat hanya bersifat hura –hura alias jadi tempat buang – buang uang yang kurang bijaksana, peraturan itu mungkin menjadi kebijakan yang masih bisa dianggap bijak. Namun jika parkir di naikkan pula dan subsidi bahan baker minyak untuk premium dibatasi maka sama dengan memperkuat keuangan Negara dan melemahan ekonomi rakyak lebih jauh.
Alokasi dana pajak yang masih banyak dirasakan kurang bijaksana disandingkan dengan kenaikan pajak pada sector yang akan membebaankan masyarakat,dirasa belum membeikan solusi apa pun.
Sumber : http://bataviase.co.id