Rumor : Akamai hargai Cotendo 300 miliar dolar?

Sudah familiarkah  anda dengan perusahaan yang mengkontrol dan mengnalisa serta memberikan laporan real-time tentang kinerja jaringan pelbagai situs web yang anda kunjungi setiap hari?
Anda yang menggunakan internet dan mengakases  pelbagai situs web dan content menarik setiap harinya, pasti sudah tidak asing lagi dengan kata jaringan internet atau yang lebih mudah yaitu ’sinyal ‘ internet dan ‘loading’.
  Akses kita terhadap situs-situs itu, sebenarnya mendapat pelayanan kontrol dan analisa serta laporan yang up to date dari sebuah perusahaan yang berperan dalam mengawasi hal tersebut.
 Pada tanggal 27/11/2011 sebuah situs berita teknologi www.techcrunch.com meliris suatu isu tentang dua Perusahaan yang mengkhususkan fungsinya dalam layanan percepatan untuk aplikasi Web dinamis, konten web statis dan dinamis, pemantauan kinerja dan failover otomatis serta pelaporan real-time dan analisis jaringan ,  yaitu Akamai dan Cotendo.
Kabarnya,  rumor yang pertama kali disampaikan oleh pers Israel, tempat perusahaan Cotendo berada sejak pertama berdiri pada tahun 2008 lalu ini menyebutkan, Akamai siap membeli  situs dan akselerasi teknologi mobile pesaingnya  Cotendo seharga 300 miliar dolar sampai 350 miliar dolar. 
Sejak berdiri, Cotendo telah berhasil mengumpulkan lebih dari  36.000.000 dolar dalam pendanaan dari investor seperti Sequoia Capital, Benchmark Capital dan Tenaya Modal. Sebagai informasi, perusahaan ini adalah pesaing dari Akamai yang jauh lebih familir di Indonesia. Pasalnya beberapa perusahaan besar seperti Telkomsel dan Indosat menggunakan server Akamai untuk jaringan internetnya.

 Dan beberapa bulan lalu,  dengan tambahan beberapa investor baru seperti Citrix Systems dan Juniper Networks  yang melangkah sebagai investor strategis. Juga, dengan mitra seperti Google, AT & T danSumitomo Corporation Cotendo berhasil mendapat 17.000.000 dolar dari layanannya. Namun , Akamai adalah perusahaan yang  memang jauh lebih besar  di banding Cotendo. Akamai sendiri pada tahun lau pernah menuntut Cotendo atas tuduhan pelanggaran hak paten.
Menurut Globes, sebuah surat kabar Israel, yang termasuk pelanggan Cotendo saat ini termasuk Zynga, Vistaprint dan Facebook. Perusahaan penasehat termasuk Jonathan Heiliger, yang saat ini VP Technical Operations di Facebook.


Leave a Reply