Kata Ganti Orang dalam Penulisan Ilmiah

Kata ganti orang adalah kata yang digunakan untuk menyebutkan peran/posisi seseorang yang sedang berbicara atau dibicarakan. Misalkan kata 'saya', mempunyai arti sebagai kata ganti orang pertama. Sedangkan kata' kamu atau anda', merupakan kata ganti orang kedua. Untuk kata ganti orang ketiga tunggal biasa disebut dengan istilah kata 'dia'. Selanjutnya, 'kita' adalah kata ganti orang pertama jamak dan 'mereka atau beliau', kata ganti orang ketiga jamak dan tunggual.

Posisi kata ganti orang seperti diatas tidak diperbolehkan dalam penulisan ilmiah. Sebab, penulisan ilmiah harus bersifat objektif dan fokus pada penelitian yang sedang dilakukan. Kata ganti orang pertama tunggal atau pun jamak seperti diatas, digantikan dengan sebutan Penulis.

Sedangkan kata ganti orang kedua yang biasanya digunakan untuk memposisikan pembaca sebagai orang yang dituntun untuk memahami isi tulisan dalam penulisan buku, majalah, iklan dan pelbagai penulisan lainnya dengan sebutan 'anda', maka dalam penulisan ilmiah hal ini tidak bisa diterapkan. Kata ganti orang kedua harus digantikan langsung dengan kata kerja. Karena, penulisan ilmiah adalah uraian hasil penelitian, bukan tutorial atau berita.

Seperti kata ganti orang kedua dalam Penulisan Ilmiah, kata ganti orang ketiga tunggal atau jamak pun harus diganti dengan kata kerja. Sebagai ilustrasi, penggunaan kata ganti orang ketiga biasanya ingin dipakai penulis untuk menerangkan posisi perbandingan antara asumsi orang dan objektifitas yang ditemukan saat penelitian. 

Sebagai contoh, dalam penulisan ilmiah penulis artikel mengukir fikir ini pernah di kritik oleh dosen pembimbing di kampus. Pasalnya, penulis menuliskan kata ganti orang ketiga jamak 'mereka' dalam pendahuluan PI-nya tersebut. Kutipan paragraf yang salah tersebut tertulis seperti ini penggalan berikut.

‘Dalam buku berjudul The Cashflow Quadrant oleh Robert T. Kiyosaki yang membahas tentang kebebasan finansial, menguraikan tujuan buku tersebut di buat untuk mereka yang sadar bahwa Era Industri telah Beralih kepada Era Informasi.’ 

Jelas, kata 'mereka' dalam paragraf diatas salah. Maka tidak heran jika menuai kritik dari Dosen Pembimbing. Sebenarnya, untuk menuliskan orang ketiga, dapat ditulis dengan menggunakan nama yang bersangkutan. Karena biasanya, Orang ketiga yang dimaksud dalam Penulisan Ilmiah adalah para Ilmuan, Penulis buku dan lainnya yang mendukung teori yang digunakan. 

Seperti  penggalan paragraf diatas, penulisan nama penulis buku The Cashflow Quadrant tersebut sudah sesuai pelaturan. Hanya saja, kata 'mereka' tersebut yang menjadi masalah.



@Linna Susanti


3 Responses to Kata Ganti Orang dalam Penulisan Ilmiah

  1. makasih ya..nice mau membagi" pengalamannya

    BalasHapus
  2. gak berbobot bener kata" atau gak jelas..tolong d perjelas

    BalasHapus
  3. tolong diralat agar tidak menyesatkan. Kata ganti orang pertama jamak adalah "kami", bukan 'kita'. 'Kita' adalah gabungan dari kata ganti orang pertama dan kedua.

    BalasHapus