bicarakan Perasaan Bosan

Berteriak di gunung, di laut, main ke mall atau main game seharian untuk lepaskan penat.Memang terasa dapat menghilangkan perasaan bosan yang menjadi pangkal kepenatan. Tapi jika di balik, bisakah perasaan bosan dapat selalu di atasi dengan kegiatan-kegiatan tersebut? dan benarkah ketika bosan hilang, maka kepenatan berakhir?

Pertama, mungkin kita dapat membedakan perasaan bosan dan penat. Walaupun pada kenyataannya dapat saling berkaitan erat. Jika kita rangkai, penat ditimbulkan oleh rasa jenuh yang berada pada puncaknya, dan jenuh di timbulkan rasa bosan yang sudah sangat membelenggu perasaan.Nah, bosan inilah yang mungkin sebagai dasar perasaan penat itu. Oleh karena itu, mari kita bicarakan perasaan bosan ini.

Lalu, bosan itu apa? pasti jawabannya banyak jika dari perspektif subjektif. Ketika googling saya menemukan kutipan definisi bosan ini http://sakanayu.tumblr.com 'Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.'

Ketika saya tanyakan pada teman tentang apa arti bosan menurutnya, jawabannya adalah "lagi engga mau mikir",artinya dia tidak punya jawaban atau tidak ingin memberikan jawaban. Lalu muncul dalam benak saya, bahwa justru, jawabannya adalah bagian dari arti bosan. Yaitu, bosan ditanyai, atau bosan/penat memikirkan sesuatu akibat terlalu banyak mikir sebelumnya sehingga tidak ingin memberi jawaban.

Nah, mengenai pertanyaan diatas, apakah kegiatan-kegiatan yang disebutkan diatas dapat selalu menghilangkan rasa bosan? dan berakhirkah penat saat bosan hilang? tentu tergantung pada diri masing-masing, tergantung pada situasi dan kondisi juga. Yang jelas, mungkin kita bisa merenungkannya sendiri dari rangkaian keterkaitan diatas, dengan defini bosan itu sendiri sebagai dasar dari rasa penat. Karena Penat adalah hal lain dari bosan, hanya saja bosan yang menopang kepenatan.


Semoga bermanfaat.



@Linna Susanti


Leave a Reply